Tampilkan postingan dengan label Iptek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Iptek. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Juni 2012

Tekhnologi Kinect- Hasil Pengembangan Tekhnologi Terbaru Microsoft

Diawali dari proyek bernama project Natal, Microsoft mengembangkan sebuah tekhnologi permainan mengagumkan yang diberi nama Kinect. Dimana tekhnologi kinect  ini hampir mirip dengan kamera yang mampu menangkap sekitar 48 titik gerakan tubuh manusia.

Meski demikian ,Tekhnologi Kinect masih berada jauh di atas rata-rata webcam yang telah ada sekarang ini.Kini Kinect dilengkapi dengan inframerah bahkan dapat memindai tubuh si pemain game tanpa harus menggenggam alat bantu khusus. Tekhnologi ini memindahka game dari dua dimensi ke pengalaman tiga dimensi.

Kinect juga telah dilengkapi mikrofon,jadi pengguna game bisa memberi perintah suara. Kinect juga bisa membaca lingkungan sekitar dengan mode rekam full color,contohnya dapat membaca wajah anda sebagai fungsi proteksi, mirip kamera di komputer jinjing tercanggih.

Tapi tentu saja anda tidak dapat bermain game hanya dengan Kinect, anda tetap saja membutuhkan konsol utama Xbox360, dimana harga dipasaran lengkap dengan Kinect harganya sekitar 4-5 juta dan itu belum termasuk soft ware.<>

Sabtu, 26 Mei 2012

Dampak Negatif Penggunaan Ponsel

Kemajuan tekhnologi seperti pada Hanphone ternyata tidak saja berdampak positif bagi penggunanya, bisa saja akan berdampak negative bagi kesehatan. Beberapa dampak positif Handphone selain mudah untuk berkomunikasi dan mempersingkat waktu juga dapat mempermudah perluasan  persahabatan. 

Salah satu dampak negative Handphone bagi kesehatan, bila digunakan dalam jangka waktu cukup lama seperti di beritakan oleh jurnal ilmiah Elsevier, dari penelitian yang dilakukan oleh Zhao dan rekan-rekanya, yakni dapat merusak sel saraf. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh mereka pada tahun 2007 lalu, ternyata radiasi yang ditimbulkan oleh Telpon Seluler berdampak buruk bagi sel-sel dan jaringan  otak. Bahkan dengan gelombang Radiofrekuensi dan Microwave yang ditimbulkannya dapat menembus tulang tengkorak. Ini di sebabkan karena sel-sel saraf ternyata lebih sensitive terhadap radiasi dibandingkan dengan sel astrosit.

Penelitian itu dilakukan mereka dengan menggunakan jaringan GSM 1900 MHz pada kultur sel saraf yang di aktifkan ( dengan mode “stand by” dan “on” ) selama dua jam pada jarak sekitar 35 mm. Setelah diteliti, terungkap bahwa efek radiasi yang ditimbulkannya dapat membuat ekspresi gen-gen seperti Caspase 2, Caspase 6 dan Asc ( molekul yang menstimulasi kematian pada sel ) meningkat dan merangsang apotosis ( kematian) pada  sel-sel saraf.  <>


Kamis, 17 Mei 2012

Konversi Premium Ke Gas Pada Motor

Luar biasa, Enam orang pecinta lingkungan dari Jakarta yang tergabung dalam GPS ( gerakan pemuda sehat banten), tengah melakukan sebuah uji coba tentang penggunaan BBG (bahan bakar gas)  yang mereka gunakan sebagai pengganti  bensin  untuk bahan bakar motor. Percobaan ini mereka lakukan di daerah Panimbang-Banten dengan mengambil obyek percobaan beberapa tukang ojek.


Dalam uji coba sederhana yang dilakukan, mereka sedikit merubah system pembakaran dengan menambahkan tabung gas 3 kg pada bagian belakang motor, selang penghubung, membran (selector gas) sebagai pengatur tekanan dan juga kepala tabung yang dilengkapi dengan pressure gauge yang nantinya berfungsi sebagai pengukur ketersediaan gas dalam tabung.

Saat di tanyakan tentang seberapa efektifnya peng konversi an BBM ke BBG terhadap obyek, Sekjen GPS Hoir Saepudin mengatakan,  “ Secara mekanis tidak berbeda jauh dengan penggunaan bensin, hanya saja hasilnya nanti akan lebih irit. Karena dengan menggunakan gas ukuran 3 kg motor sudah dapat menempuh jarak 350 Km. Biaya modifikasi nya pun murah sekitar 200 ribu “ terangnya.

Memang jika kita coba hitung secara perbandingan harga, hal itu tampak nyata. Dengan harga gas 3 kg 15 ribu jarak tempuh motor bisa mencapai 350 Km dan dapat digunakan selama kurang lebih satu minggu. Saat menggunakan premium, Juhri dan rekan lainnya sebagai Obyek penelitian mengakui, bahwa setiap hari mereka harus mengeluarkan biaya minimal sekitar 10 ribu atau dua liter premium. Artinya dalam seminggu selisih biaya operasional yang bisa mereka sisihkan sekitar  55 ribu. “ Lumayan lah untuk tambahan “ ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Umum GPS Taufan EN Rotorasiko mengatakan, jika apa yang mereka lakukan terhadap penemuan ini hanya sebagai bentuk kepedulian saja, apalagi dengan adanya rencana pemerintah menaikan harga bahan bakar tentu akan sangat membantu mereka.

Pengkonversian Premium  ke Gas pada motor selain irit  juga mempunyai  beberapa keunggulan lain,diantaranya mesin semakin awet,  biaya perawatan lebih sedikit, dan tarikan lebih enteng juga dapat mengurangi polusi udara. Bagi yang ingin mencoba tentu tidak akan sulit, sebab tidak terlalu banyak melakukan proses  modifikasi.

“ Bila anda ingin mencobanya tinggal lihat yang sudah ada. Ini bisa dijadikan pilihan baru, apalagi dengan rencana kenaikan harga BBM  yang akan  mencekik perekonomian masyarakat lemah ,” pungkas Ketua Umum GPS, Taufan. <>


Senin, 14 Mei 2012

Ternyata Penemu Benua Amerika Bukanlah Columbus


Bukti sejarah yang panjang mengungkapkan bahwa daratan Amerika telah ditemukan oleh seorang penjelajah yang bernama Christoper Columbus pada tahun 1498. Akan tetapi penjelajahan columbus ke benua Amerika yang sebenarnya adalah saat dia mendarat di kepulauan Karibia pada tahun 1492.

Rupanya sejarah itu akan berubah, Seperti yang di beritakan oleh Discovery News  bahwa belum lama ini telah ditemukan data baru dari masa pemerintahan raja Henry VII. Didalamnya berisikan data dari sebuah institusi bank yang merupakan arsip pribadi milik Florence.

Isinya menyebutkan bahwa seorang pedagang asal Vanesia- Italia, Giovani (john) Chabot telah menerima dana sebesar 50 noble sterling yang diperuntukan sebagai biaya perjalanannya dari Bristol - Inggris menuju Amerika utara pada tahun1496 hingga tahun 1498 dalam ekspedisinya  menemukan “Dunia baru”. Menurut catatan Discovery News, dari perjalan itu akhirnya John Chabot pada tahun 1497 berhasil mendarat di Newfoundland, yang merupakan daratan Benua Amerika. Berarti satu tahun sebelum Christoper Columbus mendarat di benua ini.

Mengenai temuan ini sejarawan Fransesco Guidi Bruscoli mengungkapkan, bahwa ada frase yang terlewatkan dari pemberitaan selama ini. Sejarawan dari Unversitas Florence ini menuliskan dalam Historical Research nya, bahwa apa yang telah di temukan oleh Christoper Columbus dan Chabot yakni Benua Amerika ,bukanlah  “sebuah dunia baru”.
Tetapi perjalanan mereka itu merupakan penjelajahan yang merupakan bagian dari jaringan ekspedisi yang telah dilakukan oleh para penjelajah dari bangsa lain sebelumnya yang juga di biayai oleh semacam “perusahaan besar”.
Lebih lanjutnya lagi Bruscoli  menjelaskan bahwa sebelum mereka menemukan “dunia baru” bangsa eropa sebenarnya telah lebih dulu melakukan penjelajahan.

Sejarawan lainya justru nenganggap bahwa penemuan baru ini merupakan sesuatu yang mengagumkan. Seorang sejarawan sekaligus peneliti dari  Bristol, Dr Evans Jones mengatakan pada Daily Mail, “Seperti yang kita telah ketahui, bahwa para pedagang dan Bankir dari Italia adalah sosok di balik suksesnya ekspedisi yang telah dilakukan bangsa Portugal dan Spanyol, sehingga terkesan para penjelajah Inggris dipinggirkan. Sebenarnya hal itu tidaklah benar. Bahkan mereka merupakan bagian dari jaringan besar yang ikut didanai oleh para pedagang Italia untuk menjelajah dunia “ ujarnya